Minggu, 16 Januari 2011
LULUSAN MAN 1 Diterima di CAIRO
Seleksi berlangsung di IAIN Raden Patah Palembang pada 10 Juni 2008. Saat tes ada tiga materi yang diujikan, yakni mengarang dalam bahasa Arab, menulis dalam bahasa Arab dan tes hapalan Alquran. “Alhamdulillah saya dinyatakan lulus,” kata gadis berjilbab tersebut.
Nida mengaku sempat bimbang memilih karena dia juga diterima di Universitas Soedirman Purwokerto Jurusan Bahasa Inggris. Lulusan pondok pesantren Khusnul Khotimah, Kuningan, Jawa Barat ini mengaku bercita-cita masuk jurusan bahasa Inggris sejak kecil.
Namun, setelah mendapat masukan banyak pihak, akhirnya dia memilih melanjutkan pendidikan di Universitas Al Azhar Kairo. Ini berarti anak pertama dari lima bersaudara pasangan Komiruddin dan Fakar Andriyani harus rela berpisah jauh dari saudara-saudaranya untuk waktu yang lama.
Menurut Nida, dia memilih Jurusan Syariah atau Hukum Islam di Universitas Kairo. Jurusan tersebut jauh lebih menantang dibanding dengan jurusan lain.
Meski sudah diterima dan segera berangkat ke Mesir, Nida mengaku agak khawatir. Sebab, dari 10 kakak kelasnya yang kini menempuh pendidikan di Al Azhar, semuanya laki-laki. “Saya khawatir karena tidak ada teman perempuan dari Lampung,” kata dia.
Sejak kecil, Nida sudah dikenalkan bahasa Arab oleh orang tua dan mulai mempelajari bahasa Arab secara sungguh-sungguh saat di pondok pesantren dan di MAN 1.
Dia mengingatkan siswa jurusan bahasa tidak minder dengan siswa jurusan lain. Meskipun lulusan jurusan bahasa, jika siswa bersungguh-sungguh dan mampu menguasai bahasa asing dengan baik, banyak kesempatan terbuka.
Sementara itu, Kabid Mapenda Kanwil Depag Abdurrahman menyambut gembira adanya siswa MAN 1 yang diterima di Al Azhar, Kairo. “Mudah-mudahan prestasi ini bisa terus dipertahankan siswa-siswa MAN 1 yang lain,” kata dia. n UNI/S-1
Kamis, 13 Januari 2011
kisah nyata 7 Kali naik haji tidak pernah melihat ka'bah
Sarah (juga bukan nama sebenarnya), sang Ibu, tentu senang dengan ajakan anaknya itu. Sebagai muslim yang mampu secara materi, mereka memang berkewajiban menunaikan ibadah Haji.
Segala perlengkapan sudah disiapkan. Singkatnya ibu anak-anak ini akhirnya berangkat ke tanah suci. Kondisi keduanya sehat wal afiat, tak kurang satu apapun. Tiba harinya mereka melakukan thawaf dengan hati dan niat ikhlas menyeru panggilan Allah, Tuhan Semesta Alam. “Labaik allahuma labaik, aku datang memenuhi seruanMu ya Allah”.
Hasan menggandeng ibunya dan berbisik, “Ummi undzur ila Ka’bah (Bu, lihatlah Ka’bah).” Hasan menunjuk kepada bangunan empat persegi berwarna hitam itu. Ibunya yang berjalan di sisi anaknya tak beraksi, ia terdiam. Perempuan itu sama sekali tidak melihat apa yang ditunjukkan oleh anaknya.
Hasan kembali membisiki ibunya. Ia tampak bingung melihat raut wajah ibunya. Di wajah ibunya tampak kebingungan. Ibunya sendiri tak mengerti mengapa ia tak bisa melihat apapun selain kegelapan. beberapakali ia mengusap-usap matanya, tetapi kembali yang tampak hanyalah kegelapan.
Padahal, tak ada masalah dengan kesehatan matanya. Beberapa menit yang lalu ia masih melihat segalanya dengan jelas, tapi mengapa memasuki Masjidil Haram segalanya menjadi gelap gulita. Tujuh kali Haji Anak yang sholeh itu bersimpuh di hadapan Allah. Ia shalat memohon ampunan-Nya. Hati Hasan begitu sedih. Siapapun yang datang ke Baitullah, mengharap rahmatNYA. Terasa hampa menjadi tamu Allah, tanpa menyaksikan segala kebesaran-Nya, tanpa merasakan kuasa-Nya dan juga rahmat-Nya.
Hasan tidak berkecil hati, mungkin dengan ibadah dan taubatnya yang sungguh-sungguh, Ibundanya akan dapat merasakan anugrah-Nya, dengan menatap Ka’bah, kelak. Anak yang saleh itu berniat akan kmebali membawa ibunya berhaji tahun depan. Ternyata nasib baik belum berpihak kepadanya.
Tahun berikutnya kejadian serupa terulang lagi. Ibunya kembali dibutakan di dekat Ka’bah, sehingga tak dapat menyaksikan bangunan yang merupakan symbol persatuan umat Islam itu. Wanita itu tidak bisa melihat Ka’bah.
Hasan tidak patah arang. Ia kembali membawa ibunya ke tanah suci tahun berikutnya.
Anehnya, ibunya tetap saja tak dapat melihat Ka’bah. Setiap berada di Masjidil Haram, yang tampak di matanya hanyalah gelap dan gelap. Begitulah keganjilan yang terjadi pada diri Sarah. hingga kejadian itu berulang sampai tujuh kali menunaikan ibadah haji.
Hasan tak habis pikir, ia tak mengerti, apa yang menyebabkan ibunya menjadi buta di depan Ka’bah. Padahal, setiap berada jauh dari Ka’bah, penglihatannya selalu normal. Ia bertanya-tanya, apakah ibunya punya kesalahan sehingga mendapat azab dari Allah SWT ?. Apa yang telah diperbuat ibunya, sehingga mendapat musibah seperti itu ? Segala pertanyaan berkecamuk dalam dirinya. Akhirnya diputuskannya untuk mencari seorang alim ulama, yang dapat membantu permasalahannya.
Beberapa saat kemudian ia mendengar ada seorang ulama yang terkenal karena kesholehannya dan kebaikannya di Abu Dhabi (Uni Emirat). Tanpa kesulitan berarti, Hasan dapat bertemu dengan ulama yang dimaksud.
Ia pun mengutarakan masalah kepada ulama yang saleh ini. Ulama itu mendengarkan dengan seksama, kemudian meminta agar Ibu dari hasan mau menelponnya. anak yang berbakti ini pun pulang. Setibanya di tanah kelahirannya, ia meminta ibunya untuk menghubungi ulama di Abu Dhabi tersebut. Beruntung, sang Ibu mau memenuhi permintaan anaknya. Ia pun mau menelpon ulama itu, dan menceritakan kembali peristiwa yang dialaminya di tanah suci. Ulama itu kemudian meminta Sarah introspeksi, mengingat kembali, mungkin ada perbuatan atau peristiwa yang terjadi padanya di masa lalu, sehingga ia tidak mendapat rahmat Allah. Sarah diminta untuk bersikap terbuka, mengatakan dengan jujur, apa yang telah dilakukannya.
“Anda harus berterus terang kepada saya, karena masalah Anda bukan masalah sepele,” kata ulama itu pada Sarah.
Sarah terdiam sejenak. Kemudian ia meminta waktu untuk memikirkannya. Tujuh hari berlalu, akan tetapi ulama itu tidak mendapat kabar dari Sarah. Pada minggu kedua setelah percakapan pertama mereka, akhirnya Sarah menelpon. “Ustad, waktu masih muda, saya bekerja sebagai perawat di rumah sakit,” cerita Sarah akhirnya. “Oh, bagus…..Pekerjaan perawat adalah pekerjaan mulia,” potong ulama itu. “Tapi saya mencari uang sebanyak-banyaknya dengan berbagai cara, tidak peduli, apakah cara saya itu halal atau haram,” ungkapnya terus terang. Ulama itu terperangah. Ia tidak menyangka wanita itu akan berkata demikian.
“Disana….” sambung Sarah, “Saya sering kali menukar bayi, karena tidak semua ibu senang dengan bayi yang telah dilahirkan. Kalau ada yang menginginkan anak laki-laki, padahal bayi yang dilahirkannya perempuan, dengan imbalan uang, saya tukar bayi-bayi itu sesuai dengan keinginan mereka.”
Ulama tersebut amat terkejut mendengar penjelasan Sarah.
“Astagfirullah……” betapa tega wanita itu menyakiti hati para ibu yang diberi amanah Allah untuk melahirkan anak. bayangkan, betapa banyak keluarga yang telah dirusaknya, sehingga tidak jelas nasabnya.
Apakah Sarah tidak tahu, bahwa dalam Islam menjaga nasab atau keturunan sangat penting.
Jika seorang bayi ditukar, tentu nasabnya menjadi tidak jelas. Padahal, nasab ini sangat menentukan dala perkawinan, terutama dalam masalah mahram atau muhrim, yaitu orang-orang yang tidak boleh dinikahi.
“Cuma itu yang saya lakukan,” ucap Sarah.
“Cuma itu ? tanya ulama terperangah. “Tahukah anda bahwa perbuatan Anda itu dosa yang luar biasa, betapa banyak keluarga yang sudah Anda hancurkan !”. ucap ulama dengan nada tinggi.
“Lalu apa lagi yang Anda kerjakan ?” tanya ulama itu lagi sedikit kesal.
“Di rumah sakit, saya juga melakukan tugas memandikan orang mati.”
“Oh bagus, itu juga pekerjaan mulia,” kata ulama.
“Ya, tapi saya memandikan orang mati karena ada kerja sama dengan tukang sihir.”
“Maksudnya ?”. tanya ulama tidak mengerti.
“Setiap saya bermaksud menyengsarakan orang, baik membuatnya mati atau sakit, segala perkakas sihir itu sesuai dengan syaratnya, harus dipendam di dalam tanah. Akan tetapi saya tidak menguburnya di dalam tanah, melainkan saya masukkan benda-benda itu ke dalam mulut orang yang mati.”
“Suatu kali, pernah seorang alim meninggal dunia. Seperti biasa, saya memasukkan berbagai barang-barang tenung seperti jarum, benang dan lain-lain ke dalam mulutnya. Entah mengapa benda-benda itu seperti terpental, tidak mau masuk, walaupun saya sudah menekannya dalam-dalam. Benda-benda itu selalu kembali keluar. Saya coba lagi begitu seterusnya berulang-ulang. Akhirnya, emosi saya memuncak, saya masukkan benda itu dan saya jahit mulutnya. Cuma itu dosa yang saya lakukan.”
Mendengar penuturan Sarah yang datar dan tanpa rasa dosa, ulama itu berteriak marah.
“Cuma itu yang kamu lakukan ? Masya Allah….!!! Saya tidak bisa bantu anda. Saya angkat tangan”.
Ulama itu amat sangat terkejutnya mengetahui perbuatan Sarah. Tidak pernah terbayang dalam hidupnya ada seorang manusia, apalagi ia adalah wanita, yang memiliki nurani begitu tega, begitu keji. Tidak pernah terjadi dalam hidupnya, ada wanita yang melakukan perbuatan sekeji itu.
Akhirnya ulama itu berkata, “Anda harus memohon ampun kepada Allah, karena hanya Dialah yang bisa mengampuni dosa Anda.”
Bumi menolaknya. Setelah beberapa lama, sekitar tujuh hari kemudian ulama tidak mendengar kabar selanjutnya dari Sarah. Akhirnya ia mencari tahu dengan menghubunginya melalui telepon. Ia berharap Sarah t elah bertobat atas segala yang telah diperbuatnya. Ia berharap Allah akan mengampuni dosa Sarah, sehingga Rahmat Allah datang kepadanya. Karena tak juga memperoleh kabar, ulama itu menghubungi keluarga Hasan di mesir. Kebetulan yang menerima telepon adalah Hasan sendiri. Ulama menanyakan kabar Sarah, ternyata kabar duka yang diterima ulama itu.
“Ummi sudah meninggal dua hari setelah menelpon ustad,” ujar Hasan.
Ulama itu terkejut mendengar kabar tersebut.
“Bagaimana ibumu meninggal, Hasan ?”. tanya ulama itu.
Hasanpun akhirnya bercerita : Setelah menelpon sang ulama, dua hari kemudian ibunya jatuh sakit dan meninggal dunia. Yang mengejutkan adalah peristiwa penguburan Sarah. Ketika tanah sudah digali, untuk kemudian dimasukkan jenazah atas ijin Allah, tanah itu rapat kembali, tertutup dan mengeras. Para penggali mencari lokasi lain untuk digali. Peristiwa itu terulang kembali. Tanah yang sudah digali kembali menyempit dan tertutup rapat. Peristiwa itu berlangsung begitu cepat, sehingga tidak seorangpun pengantar jenazah yang menyadari bahwa tanah itu kembali rapat. Peristiwa itu terjadi berulang-ulang. Para pengantar yang menyaksikan peristiwa itu merasa ngeri dan merasakan sesuatu yang aneh terjadi. Mereka yakin, kejadian tersebut pastilah berkaitan dengan perbuatan si mayit.
Waktu terus berlalu, para penggali kubur putus asa dan kecapaian karena pekerjaan mereka tak juga usai. Siangpun berlalu, petang menjelang, bahkan sampai hampir maghrib, tidak ada satupun lubang yang berhasil digali. Mereka akhirnya pasrah, dan beranjak pulang. Jenazah itu dibiarkan saja tergeletak di hamparan tanah kering kerontang.
Sebagai anak yang begitu sayang dan hormat kepada ibunya, Hasan tidak tega meninggalkan jenazah orang tuanya ditempat itu tanpa dikubur. Kalaupun dibawa pulang, rasanya tidak mungkin. Hasan termenung di tanah perkuburan seorang diri.
Dengan ijin Allah, tiba-tiba berdiri seorang laki-laki yang berpakaian hitam panjang, seperti pakaian khusus orang Mesir. Lelaki itu tidak tampak wajahnya, karena terhalang tutup kepalanya yang menjorok ke depan. Laki-laki itu mendekati Hasan kemudian berkata padanya,” Biar aku tangani jenazah ibumu, pulanglah!”. kata orang itu.
Hasan lega mendengar bantuan orang tersebut, Ia berharap laki-laki itu akan menunggu jenazah ibunya. Syukur-syukur mau menggali lubang untuk kemudian mengebumikan ibunya.
“Aku minta supaya kau jangan menengok ke belekang, sampai tiba di rumahmu, “pesan lelaki itu.
Hasan mengangguk, kemudian ia meninggalkan pemakaman. Belum sempat ia di luar lokasi pemakaman, terbersit keinginannya untuk mengetahui apa yang terjadi dengan kenazah ibunya.
Sedetik kemudian ia menengok ke belakang. Betapa pucat wajah Hasan, melihat jenazah ibunya sudah dililit api, kemudian api itu menyelimuti seluruh tubuh ibunya. Belum habis rasa herannya, sedetik kemudian dari arah yang berlawanan, api menerpa wajah Hasan. Hasan ketakutan. Dengan langka h seribu, ia pun bergegas meninggalkan tempat itu.
Demikian yang diceritakan Hasan kepada ulama itu. Hasan juga mengaku, bahwa separuh wajahnya yang tertampar api itu kini berbekas kehitaman karena terbakar. Ulama itu mendengarkan dengan seksama semua cerita yang diungkapkan Hasan. Ia menyarankan, agar Hasan segera beribadah dengan khusyuk dan meminta ampun atas segala perbuatan atau dosa-dosa yang pernah dilakukan oleh ibunya. Akan tetapi, ulama itu tidak menceritakan kepada Hasan, apa yang telah diceritakan oleh ibunya kepada ulama itu.
Ulama itu meyakinkan Hasan, bahwa apabila anak yang soleh itu memohon ampun dengan sungguh-sungguh, maka bekas luka di pipinya dengan ijin Allah akan hilang. Benar saja, tak berapa lama kemudian Hasan kembali mengabari ulama itu, bahwa lukanya yang dulu amat terasa sakit dan panas luar biasa, semakin hari bekas kehitaman hilang. Tanpa tahu apa yang telah dilakukan ibunya selama hidup, Hasan tetap mendoakan ibunya. Ia berharap, apapun perbuatan dosa yang telah dilakukan oleh ibunya, akan diampuni oleh Allah SWT.
Rabu, 12 Januari 2011
MAN 1 Bandar Lampung bertaraf INTERNASIONAL
Untuk menjadi lembaga pendidikan yang unggul, para guru, pembina, dan para ustadz di sini mengembangkannya menjadi madrasah berstandar internasional. Lulusannya terdiri dari dua kategori, yaitu standar umum dengan sertifikasi dari Cambridge University dan standar ilmu agama dengan setifikasi dari Al Azhar University, Cairo.
"Siswa MAN I Model Bandar Lampung diasramakan. Mereka selain mempelajari pendidikan umum, juga memperdalam ilmu-ilmu agama. Ini dibuktikan bahwa setiap hari mereka mempelajari dan mengkaji kitab kuning," kata Kepala Bidang Mapen-da Kanwil Departemen Agama Lampung, Abdul Rahman. "Kelebihannya, mereka diasramakan, seperti layaknya pesantren."
Tidak heran jika MAN 1 Mod-el Bandar Lampung banyak peminatnya. Lulusannya pun banyak yang melanjutkan ke perguruan tinggi negeri yang tersebar di seluruh Indonesia, seperti Universitas Indonesia, IPB, UGM, Unibraw, UNJ, UNY, UIN, dan Unila serta ke perguruan tinggi luar negeri, seperti Al-Azhar Cairo, Madinah, dan Malaysia. Tapi yang masuk Unila tentunya lebih banyak dibanding perguruan tinggi negeri lainnya. Untuk lulusan tahun lalu saja ada 28 orang yang masuk Unila," ucap Kepala MAN 1 Model Bandar Lampung, Jam sari.
Berdasarkan prestasi siswa, sarana dan prasarana yang telah memenuhi syarat, maka MAN I Lampung dinilai layak untuk menjadi MAN Insan Ccndikia. Ini pernah diperjelas oleh Menteri Agama (waktu itu H Maftuh Basyuni) bahkan menjanjikan akan manjadikan MAN Model Bandar Lampung ini menjadi MAN Insan Cendekia seperti di Tangerang dan Gorontalo. Kapan? "Tunggu tanggal mainnya," ujar Maftuh.
Memang, MAN I Bandar Lampung memiliki misi membentuk peserta didik yang cerdas sesuai perkembangannya dan menciptakan proses edukatif dengan mengembangkan atmosfir akademik untuk menghasilkan mutu keluaran yang mampu berkompetitif baik skala regional, nasional maupun internasional. Se-lain itu memberikan pelayanan pendidikan dalam suasana ukhuwah Islamiyah dengan penuh keramahan dan membangun suasana sosiokul-tural kampus yang agamis, sesuaidengan mottonya, yaitu MAN I Bandar Lampung sebagai kampus "CERIA" (Cerdas, Edukatif, Ramah, In-dah, dan Agamis).
MAN I Bandar Lampung yang berlokasi di Jalan Letkol H Endro Su-ratmin Sukarame Bandar Lampung ini memiliki tenaga kependidikan ber-jumlah 86 guru dengan standar pendidikan S-l, S-2, dan S-3 sesuai bidang studi dan beberapa tenaga pen-dukung laporan, pustakawan serta 32 tenaga administrasi dan teknisi bidang komputer dan teknologi informasi.
Menurut Drs. Hi Jamsari, M.Ag (Kepala MAN 1 BANDAR LAMPUNG), fasilitas pendidikan yang ada di MAN I Bandar Lampung meliputi 28 ruang belajar, dua laboratorium bahasa, laboratorium fisika, laboratorium kimia, laboratorium biologi, laboratorium komputer yang dilengkapi ICT, perpustakaan yang dilengkapi multimedia, ruang multimedia, gedung serba guna, asrama siswa program ilmu agama Islam, sarana ibadah (masjid) fasilitas untuk kegiatan ektrakurikuler, lapangan olahraga (voli, bola basket, bulutangkis, footshal, tenis meja), kantin sekolah serta sarana pendukung lainnya.
Begitu pula kurikulum, kata Bapak Drs. Hi Jamsari, menerapkan dua program reguler, yaitu program reguler umum dan program reguler RMBI (Rintisan Madrasah Bertaraf Internasional). Program reguler umum telah menerapkan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) secara mumi. Sedangkan RMBI (RSBI) telah diterapkan kurikulum KTSP Modifikasi dengan penguatan matematika pada program keagamaan dan penguatan pembacaan kitab klasik pada program IPA serta adaptif standar internasional untukmata pelajaran konsentrasi.
"Pembelajaran pada program Reguler RMBI/RSBI telah menerapkan pendekatan pembelajaran CTL. Untuk mata pelajaran konsentrasi ilmu agama pada program keagamaan menggunakan bahasa pengantar bahasa Arab dan Inggris untuk mata pelajaran matematika dan sains pada program IPA serta pembelajaran berbasis IT," kata Bapak Drs. Hi Jamsari. "Mate pelajaran umum dan dasar ilmu agama berorientasi pada pembentukan sikap peserta didik. Mata pelajaran bahasa asing berorientasi pada percakapan dan memahami literatur asing. Mata pelajaran konsentrasi berorientasi pada kemampuan kognitif, dan pada program keagamaan menerapkan sistem tutorial."
Mata pelajaran Sains pada program IPA, masing-masing dipandu dua orang guru. Satu guru inti dan satunya lagi sebagai guru pendamping. Proses pembelajaran berlangsung lima hari full day (07.15-16.30 WIB) dalam satu minggu. Khusus pada hari Sabtu pembelajaran hanya sampai pada pulul 12.00 WIB. Dalam upaya pengembangan ke arah tercapainya program dikembangkan beberapa pusat kegiatan siswa, antara lain bimbingan belajar quantum, master conversation course, dan computer education course,
Selasa, 11 Januari 2011
Doa Orang Tua Untuk anaknya menghadapi UN
Ya Allah...
Berikanlah ketenangan pada aku dan pada diri anakku
Menghadapi satu tahapan penting dalam kehidupannya
Kuatkan tubuh anakku ... hindarkan dari sakit
Dan jauhkan hamba ini dari perilaku
yang membuat buah hatiku sakit
Sakit fisiknya ... sakit hatinya ...
Ya Allah ampuni hambamu ...
Yang malah membebani anakku dengan perintah perintah
Padahal sudah bongkok pundak anakku memanggul beban
Yang malah membebani anakku dengan makian-makian
Padahal mereka sekarang butuh ceria, canda dan tawa
Ya Allah sadarkan nurani dan pikiranku ...
Terangkan dan buat sejuk hatiku
Kala melepas anakku pergi sekolah
Kala menerima anakku pulang sekolah
Sadarkan dalam pikiranku ya Allah ..
Bahwa anakku pergi berjuang
Bahwa anakku pulang dalam kelelahan
Ampuni hamba ini ya Allah ...
Yang menyambut pahlawannya dengan tekanan
Yang menyambut pahlawannya dengan marah
Yang tidak memberi kesempatan pahlawannya
istirahat perang sejenak
Hamba tahu bahwa ujian nasional itu penting
Namun jangan sampai merusak hubungan aku dengan anakku
Jangan sampai membuat lubang menganga dalam hati anakku
Sehingga mereka menjadi manusia peragu
Sehingga mereka menjadi manusia penakut
Sehingga mereka menjadi manusia
yang tak punya kepercayaan diri
Sehingga mereka merasa menjadi manusia lemah dan bodoh
Ya Allah ...
Karuniakan kata-kata yang sejuk yang keluar dari mulut hamba
Untuk membantu anak hamba yang sedang butuh bantuan
Untuk mendinginkan panasnya mentari yang membakar otaknya
Untuk memberi semangat bahwa anakku harus berhasil
Untuk memberi pengertian bahwa yang terpenting adalah proses
Untuk memberi keteduhan kala harapan yang tinggi tak tergapai
Ya Allah ...
berikan hambamu keyakinan
Bahwa anak kami akan melewati ujian ini dengan tenang
Bahwa anak kami akan mampu melewati titian berikutnya
Bahwa anak kami pasti akan menemukan
kondisi akhir terbaiknya
Bahwa kami dan anak kami siap menerima segala takdirmu
Setelah kami dan anak kami berusaha sekuat mungkin
Apapun keputusanMu Ya Allah ...
Kami yakin akan ada hujan hikmah buat kami sekeluarga
Amien
Minggu, 09 Januari 2011
Ujian Nasional 2011 menggunakan formulasi baru

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Pendidikan Nasional M Nuh mengatakan, Ujian Nasional 2011 menggunakan formulasi baru dengan mengkombinasikan nilai ujian nasional dan prestasi sekolah.
"Kalau dulu hasil UN sendiri yang menentukan kelulusan siswa tapi pada 2011 dikombinasikan antara UN dengan prestasi sekolah," kata Mendiknas M Nuh di Jakarta, Kamis.
Saat menyampaikan konferensi pers mengenai refleksi akhir tahun tersebut, Mendiknas mengatakan, sudah ada kesepakatan antara Kementerian Pendidikan Nasional dengan DPR bahwa formula UN 2011 diperbaiki.
Formula yang digunakan adalah menggabungkan 60 persen hasil ujian nasional (UN) ditambah 40 persen prestasi sekolah terdiri dari nilai ujian dan rapor. Nilai setiap mata pelajaran minimum 4,00.
"Bobot penilaian UN lebih tinggi karena jika prestasi sekolah yang lebih tinggi akan sulit sebab tidak semua sekolah memiliki akreditasi dan kualitas yang sama," tambah Mendiknas.
Bagi siswa yang tidak lulus UN dapat mengikuti ujian Paket C untuk tingkat SMU dan SMK serta Paket B untuk tingkat SMP sebab tidak diadakan lagi UN ulang.
"Semangat perbaikan UN 2011 adalah untuk menghargai proses belajar mengajar yang dilalui siswa," ujarnya.
UN yang dilaksanakan sebagai salah satu penentu kelulusan peserta didik dan menjadi pemetaan mutu program satuan pendidikan secara nasional.
UN juga bermanfaat sebagai pintu masuk untuk pembinaan dan perbaikan mutu pendidikan, baik ditingkat satuan pendidikan maupun nasional.
Di samping itu, dengan diadakannya UN akan mendorong motivasi belajar siswa serta mendorong peningkatan mutu proses belajar mengajar.(*)
Mengenai Jadwal Ujian Nasional 2011 atau UN 2011 ini akan dilaksanaan Ujian Nasional untuk tingkat SMA/MA, SMA Luar Biasa dan SMK tahun 2011 diperkirakan akan dilaksanakan pada awal April. Sedangkan ujian ulangan digelar satu bulan setelah pelaksanaan UN utama yakni sekitar akhir Mei. Untuk itu saatnya mulai hari ini siswa-siswa sekolah mencari kisi-kisi UN 2011 untuk belajar sebagi bekal dalam menghadapi UN 2011. Memang saat ini untuk nilai standarisasi UN 2011 memang sangat berat untuk siswa sekolah. Sampai-sampai untuk nilai standarisasi masih menjadi pro kontra karena nilainya tidak mutlak untuk standar kelulusan.
Menurut informasi berita mengenai Edaran dari Departemen Pendidikan Nasional bahwa untuk menentukan kelulusan siswa harus dipenuhi beberapa persyaratan seperti nilai harian, tugas-tugas yang diberikan guru/sekolah, keaktifan siswa serta hasil UN. Penyelenggaran UN 2011 SMA,SMK dan MA, dan BSNP mendelegasikan pelaksanaanya pada perguruan tinggi yang diselenggarakan pemerintah dengan dibantu oleh dinas pendidikan dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Sedangkan untuk tingkat SMP dan MTS dilakukan oleh dinas pendidikan provinsi dan kota.
Kamis, 06 Januari 2011
Jangan Takut Hadapi UN 2011
Belajar Keras Sebulan Sebelum Hari-H
Nah, hitung aja tanggal berapa ujian nasional. Lalu kurangkan 30 hari atau mundurkan 1 bulan, dan mulai saat itulah kita harus belajar keras. Memang sepertinya sangat mudah, tetapi justru ini menjadi momok yang menakutkan bagi para blogger. Dapatkah anda bayangkan dalam sebulan tidak ada update, tidak ada link building, tidak ada make money online? Kata orang harus ada yang dikorbankan, tetapi bagi saya jangan ada yang dikorbankan . Belajar boleh-boleh saja, tapi ngeblog harus tetap jalan, hanya jamnya saja yang dikurangi. Bila sebelumnya 2 jam, cukup sejam sajalah sekarang .
Gak Usah Takut
Buat apa takut? Ada ujian ulangan kok, ada paket kok. Walaupun gak lulus, bukan berarti kita harus bunuh diri khan? � Mau lulus kek, mau gak kek, the life must go on . Santai saja, tapi bukan berarti santai untuk tidak belajar. Intinya: jangan takut dan jangan resah . Pikirkan bahwa semua yang anda pelajari akan keluar semua nanti, dan galang banyak dukungan dan motivasi dari orang-orang dekat anda.
Tanya Pengalaman Orang Lain Ikut Ujian
Mungkin kamu punya kakak yang udah pernah menghadapi UN sebelumnya, minta tips dari mereka. Terkadang ada beberapa hal yang hanya orang sudah pernah mengalaminya yang tahu. Gak usah malu bertanya, karena kita ini makhluk sosial yang tidak akan bisa hidup tanpa orang lain . Bukan cuma itu, tanya pada mereka bagaimana cara belajar yang paling efektif. Dan disini, tidak ada percobaan apakah cara itu akan berhasil atau tidak, implementasikan saja . Baiklah, cukup ini saja saya kira, semoga sukses semua
Tips-tips sukses Ujian Nasional 2011( pengalaman dari beberapa orang )
1. Perbanyak berdoa. ( baca surat-surat khusus, tanya kepada ustad yang lebih mengerti)
2. Belajar jauh-jauh hari
3. Sering latihan soal-soal
4. Belajar soal tahun sebelumnya, ikut bimbingan belajar
5. Banyak-banyak istirahat
6. 2 hari sebelum ujian gak usah belajar. Buanyak-buanyak tidur.
7. Minta restu kepada kedua orang tua.
8. Selesaikan berbagai masalah, agar tidak mengganggu ketenangan kita dalam menghadapi ujian.
9. Jangan takut gagal, karena akan mengganggu konsentrasi kita. Anggap saja masih ada kesempatan tahun depan.
10. Hindari belajar kelompok. Belajar kelompok hanya dilakukan jika ada yang tidak bisa. ( Jangan ngrumpi).
Kegiatan SISWA MAN 1 Bandar Lampung
Zeenat Rahman yang merupakan warga keturunan India mengaku kehidupan muslim di Amerika selama ini cukup kondusif. Bahkan, mereka bersatu padu dengan warga Amerika lainnya dalam membangun peradaban di Negeri Paman Sam tersebut.
"Memang ada beberapa hal yang berbeda dengan kehidupan kaum muslim di Indonesia. Seperti kalau azan di Amerika, corong masjid tidak ditaruh di luar masjid, tapi ditaruh di dalam masjid sehingga yang mendengar azan adalah kita warga yang ada di dalam masjid," kata Zeenat di hadapan 200-an siswa MA dari seluruh Lampung.
Dia mengatakan di Amerika siswa muslim juga diberi kebebasan untuk mengenakan hijab atau jilbab. Mereka juga bisa sekolah dan hidup bersama dengan warga nonmuslim yang ada di negeri adi kuasa tersebut.
"Kita memiliki pusat kegiatan Islam, yakni Islamic Center," kata Zeenat. Tempat tersebut merupakan tempat berkumpul muslim di Amerika, dan dijadikan tempat untuk bermusyawarah, beribadah, dan menggelar berbagai kegiatan lainnya.
Menurut Zeenat, jumlah penduduk muslim di Amerika mencapai 3,3 persen penduduk atau sekitar 5 juta penduduk. Sedang di Chicago yang merupakan tempat dia tinggal, jumlah penduduk muslimnya mencapai 500 ribu orang.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Bandar Lampung Drs. Hi.Jamsari,M.Ag mengatakan kunjungan ini diharapkan dapat membuka wawasan siswa MAN 1. Mereka juga mempraktekkan kemampuan bahasa Inggris langsung dengan penuturnya. "Mereka juga bisa menggali informasi mengenai kehidupan muslim di Amerika langsung dari sumbernya," kata dia. n UNI/S-
Wibawa Orangtua di Mata Anaknya
Di sisi lain, sering terjadi perselisihan antara orang tua mengakibatkan anak tidak menghargai salah satu atau kedua orang tuanya. Suatu misal, seorang ibu yang sedang marah kepada anaknya karena bersalah, lalu datang sang ayah membela anaknya dengan serta merta memaki-maki atau mungkin memukul sang ibu di hadapan anaknya. Sebaliknya ada seorang ayah memerintah sang ibu suatu hal, lalu sang ibu membantah di hadapan anak-anaknya.
Dua fenomena di atas bisa menyebabkan nasehat kedua orang tua atau salah satunya diabaikan sang anak, wibawa mereka hilang begitu saja, lantaran anak sering menyaksikan salah satu dari keduanya melakukan tindakan yang tidak selayaknya mereka lakukan sehingga anak menganggap itu adalah suatu kebodohan, tidak perlu ditaati, dan perkataan yang sia-sia. Pada akhirnya, anak-anak tumbuh dengan sekehendak mereka, sulit diatur, dan tidak menuruti kata-kata orangtua, bahkan berani melawan mereka, dan sungguh kebanyakan anak-anak yang bermasalah adalah anak-anak yang tumbuh dari rumah tangga yang dipenuhi pertengkaran antara kedua orangtuanya dan jauh dari bimbingan Sunnah Nabawiyah.
Bagaimana menjaga wibawa orang tua?
1. Mengajari anak bahwa Alloh mewajibkan birrul walidain
Apabila anak sudah dapat menangkap dan memahami pembicaraan, sudah selayaknya orangtua mengajarkan kepada anaknya bahwa Alloh dan Rosul-Nya mewajibkan setiap anak untuk menaati orangtuanya dalam perkara yang bukan kemaksiatan. Maka ibu selalu mengingatkan bahwa anak harus mendengar dan taat kepada ayahnya, sebaliknya ayah selalu mengingatkan bahwa anak harus selalu mendengar dan taat kepada ibunya.
Sudah saatnya diperdengarkan kepada mereka ayat-ayat dan hadits-hadits yang berkaitan dengan hal ini, seperti firmannya:
Artinya: Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia/baik. (QS. Al-Isro: 23)
Ayat-ayat yang memerintahkan kita untuk berbakti kepada kedua orangtua sangat banyak, dan semua itu menunjukkan betapa agung kedudukan dan hak orangtua terhadap anaknya.
Secara umum anak berkewajiban untuk birrul walidain (berbakti kepada kedua orangtuanya). Akan tetapi, sang ibu lebih diutamakan dari sang ayah, sebagaimana dalam sebuah hadits:
Artinya: “Dari Abu Hurairoh radhiallahu ‘anhu bahwasanya ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam: “Wahai Rosulullah, siapakah yang berhak aku pergauli dengan baik?” Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “ibumu.” Lalu dia bertanya lagi: “Kemudian siapa lagi?” Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Ibumu.” Lalu dia bertanya lagi: “Kemudian siapa lagi?” Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam: “(Kemudian baru) bapakmu!” (HR. Bukhori 10/401, dan Muslim 5/410).
Imam Nawawi rahimahullahu berkata: “Dalam hadits ini terkandung hikmah anjuran supaya berbakti kepada kedua orangtua. Adapun sang ibu, maka beliau lebih berhak (dari sang ayah), baru kemudian sang ayah, setelah itu orang yang dekat (setelah keduanya), dan demikian seterusnya. Para ulama berkata memberi alasan mengapa sang ibu lebih berhak daripada sang ayah, sebabnya adalah sang ibu lebih berat/capai mengurus anaknya; buktinya dialah yang berlemah lembut, melayani, menanggung susah payah ketika mengandung, melahirkan menyusui, mendidik, merawat anaknya ketika sedang sakit, dan lain sebagainya,” Semua itu tidak dilakukan oleh sang ayah.
2. Mengajari anak bahwa yang paling berjasa setelah Alloh dan Rosul-Nya adalah orangtua
Kedua orantualah yang menjadi sebab anak-anaknya berbahagia. Kedua orangtua lebih merasakan pahit dan susahnya mengasuh anak-anaknya sejak dilahirkan. Mereka rela tidak tidur demi menjaga anaknya terutama ketika sedang sakit. Mereka tidak akan puas sampai anak-anaknya bahagia. Mereka rela memberikan apa yang mereka miliki untuk kebahagiaan anaknya, dan kebaikan mereka pun tidak putus-putus walaupun sang anak sudah menginjak usia dewasa atau bahkan ketika sudah berkeluarga, orang masih merasa sedih dan berusaha menolong apabila anaknya mendapatkan kesusahan. Oleh karenanya, anak tidak mungkin dapat membalas semua jasa kebaikan yang tak terhingga walaupun dia memberikan semua harta dan kekayaannya kepada kedua orangtuanya, sebagaimana yang dikatakan oleh Mu’az bin Jabal radhiallahu ‘anhu ketika ditanya hak orangtua terhadap anaknya, beliau menjawab:
لَوْ خَرَجْتَ مِنْ أَهْلِكَ وَمَالِكَ مَا أَدّيْتَ حَقّهُمَا
“Seandainya engkau berikan seluruh keluarga dan hartamu, engkau masih belum menunaikan hak kedua orangtuamu.” (Dikeluarkan oleh Imam Ahmad dalam kitab al Waro’ hal. 105-106).
Sudah menjadi keharusan bagi setiap anak untuk berbakti kepada kedua orangtua dengan ucapan atau perbuatan, baik dengan harta atau jiwa dan raganya dengan melayani dan menuruti perkataannya selama bukan satu kemaksiatan. Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam meletakkan kewajiban birrul walidain di atas jihad fi sabilillah sebagaimana dalam sebuah hadits:
عَنْ اِبْنِ مَسْعُوْدٍ قَالَ يَارَسُوْلَ الله أَيُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ قَالَ الصَّلَاةُ عَلَى وَقْتِهَا قَُلْتَُ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ قَُلْتَُ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ
Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata: Aku berkata: “Wahai Rasulullah, amalan apa yang paling dicintai oleh Alloh? Beliau menjawab: “Sholat pada waktunya.” Aku berkata: “Lalu apa lagi?” Beliau menjawab: “Berbakti kepada kedua orangtua.” Aku berkata: “Lalu apa lagi?” Beliau menjawab: “Jihad fi sabilillah.” (HR. Bukhori I/143 dan Muslim I/63).
3. Menghindari perselisihan di hadapan anak
Orangtua yang bijaksana selalu berusaha menyembunyikan perselisihan yang terjadi antara keduanya dari hadapan anak-anaknya.
Seorang suami yang bijaksana tidak menghinakan isterinya di hadapan anak-anaknya, apabila hendak menasehati, maka dengan cara yang baik dan tidak sampai menjatuhkan martabat dan wibawanya di mata anak-anaknya, bukan dengan membentak, mencaci, atau bahkan memukul sang istri di hadapan mereka, sehingga mereka tetap menaruh rasa hormat dan wibawa kepada sang ibu.
Anak yang sering melihat ibunya dimurkai atau bahkan dipukul oleh ayahnya hanya karena masalah sepele, akhirnya membenci sang ayah, karena mereka menganggap ayahnya seorang yang suka menzholimi ibunya: atau kalau tidak demikian, mereka menganggap ibunya bodoh dna akhirnya mereka ingin meniru ayahnya dan berani melawan ibunya, sehingga anak tidak lagi menurut kata-kata ibunya apalagi menerima nasehat-nasehatnya, bahkan tidak heran kalau ada anak kecil sudah berani memukul ibunya sendiri, terutama kalau sang ayah tidak di rumah karena anak hanya takut kepada ayahnya saja.
Seorang isteri yang bijaksana tidak akan membantah perkataan atau perintah sang suami di hadapan anak-anaknya. Apabila istri sering membantah suaminya di hadapan anak-anaknya, akibatnya anak yang sering menyaksikan hal ini menganggap ayahnya bodoh dan tidak perlu ditaati kata-katanya, sehingga hilanglah wibawa sang ayah di mata anaknya. Seorang istri harus mengerti bahwa Islam telah menetapkan ketaatan istri kepada suaminya, seperti dalam hadits:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْ كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لِأَحَدٍ لَأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا
Dari Abu Huroiroh radhiallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Seadainya aku (boleh) memerintah seseorang sujud kepada seorang yang lain, maka aku perintahkan seorang istri sujud kepada suaminya.” (HR. Tirmidzi I/217, Ibnu Hibban: 1291, Baihaqi 7/291, dan dishohihkan oleh al-Albani dalam Irwa’ al-Gholil no. 1998).
4. Orangtua tidak menyelisihi ucapannya.
Sering terdengar keluhan orangtua tentang anak-anaknya yang tidak mau menuruti perkataannya, bahkan di antara mereka ada yang berani membantah ucapan orangtuanya. Hal ini bisa terjadi lantaran beberapa sebab, di antaranya: orangtua tidak menyadari bahwa anaknya menyaksikan ayah atau ibunya melarang atau memerintahkan suatu hal tetapi dialah yang pertama kali menyelisihinya, ini mengakibatkan anak tidak percaya dengan larangan atau perintah orangtua, atau mereka menganggap bahwa perintah atau larangannya tidak harus dilaksanakan.
Suatu contoh, seorang ayah melarang keras anaknya berbohong, tetapi ketika ada tamu datang mencari ayahnya, ia berkata kepada anaknya dengan berbisik: “Bilang ayah tidak di rumah”, atau “Ayah sedang sakit.”
Contoh lain, seorang ayah yang melarang keras anaknya atau mengancam dengan berbagai hukuman apabila merokok dan memberi alasan bahwa rokok itu tidak baik dan sangat berbahaya, tetapi dirinya tidak henti-hentinya merokok di hadapan anaknya.
Dua contoh di atas menghilangkan kepercayaan anak terhadap kata-kata orang tua, yang pada akhirnya hilang wibawa mereka di mata anaknya.
Penulis: Ustadz Abu Ibrahim Muhammad Ali
Majalah Al-Furqon: Edisi 08 Tahun VI/ Robi’ul Awal 1428 (April 2008)
Cara Resetter Printer EPSON R230
Cara reset printer Epson R230:
1. Langkah pertama tentunya aku dOwnlOad sOftwarenya dulu, dimana sOftware bernama sscserve dan bisa kamu dOwnlOad di : http://www.4shared.com/file/82227035/e418e577/sscserve_2_.html
Setelah kamu dOwnlOad trus kamu install. Sebelumnya Hidupakan printer. Setelah di install akan muncul window dan pilih jenis printer R230 pada printer model kemudian close window. (Gambar seperti di bawah ini :
2. Kemudian pada icon sscserve sebelah kanan bawah kamu klik kanan, maka akan tampil menu sscserve (seperti di bawah ini):
Setelah tampilan muncul, kemudian pilih Protektion Counter, dan kamu klik Reset Protection Counter. Kemudian matikan printer dan hidupkan kembali.
Maka masalah pun akan hilang dan printer kembali normal. Dan saya_pun bisa tersenyum lega ... huhehehhehheeh.
Ternyata aku nggak usah jauh² ke tOkO tempat aku beli ntuh printer. Karena hanya beberapa menit aja masalah dah terselesaikan dan tanpa harus keluar uang untuk biaya reset. Aku sangat senang sekali ..... selain aku bisa tahu cara reset printer_Q tadi, aku juga dapat tambahan ilmu yang emang sangat berguna bagi kita yang awam tentang hal ini.
Buat kalian² selamat mencoba ... !!!
Update status
Bagi yang nggak punya BlackBerry tapi pengen update status seperti dari blackberry, ini ada trik untuk membuat status tersebut. Sebelum saya jelaskan lebih dalam, akan saya jelaskan dulu maksud dari judul artikel saya diatas. barang kali banyak yang bertanya-tanya maksudnya apa sih?? hehe..
Hari kemaren, seperti biasa iseng buka-buka facebook dan baca status-status temen di fb yang rata-rata ngga penting..hahahaha, ada yg ngeluh, curhat, laporan dll.. segalanya ada
… nah di fb menariknya setiap kali kita update status, fb juga menyimpan data tentang dari media apa kita nge update status kita. Misalnya apabila kita mengakses fb lewat m.facebook.com, maka disana akan dikasih tau bahwa kita ngeupdate status via Mobile Device, terus ada juga yg pake third party software seperti tweetdeck. etc
Lalu ada status salah satu teman saya yang dia ngupdate status via Facebook for Blackberry.. (wuidiiih Blackberry gan..serasa gimana gitu yg update status via Blackberry… :muntah:). Nah, saya pun iseng2 gimana ya bisa kaya gitu.. ![]()
Sayapun kunjungin tuh situs resmi blackberry+googling dan nyari simulator ttg blackberry, dan khirnya nemu juga..
,
- Via Facebook for Blackberry [Update status]
- Via Facebook untuk Blackberry [Update status]
- Via Facebook for iPhone [Update status]
- Via Facebook for iPhone 4 [Update status]
- Via Facebook for Apple iPad [Update status]
- Via Facebook untuk iPhone [Update status]
- Via Facebook for Android [Update status]
- Via Nokia 5310 XpressMusic [Update status]
- Via Soeara Rakyat [Update status]
- Via WC Umum [Update status]
- Via Telepon Umum [Update status]
- Via Nokia 3310 [Update status]
- Via Mesin Ketik [Update status]
- Via LG GW 300 [Update status]
- Via Laptop Pinjeman [Update status]
- Via Kata Hatiku [Update status]
- Via Kampus [Update status]
- Via Kalkulator [Update status]
- Via HP Pinjeman [Update status]
- Via Mafia Wars Game [Update status]
- Via Sony Ericsson [Update status]
- Via Selective Tweets [Update status]
- Via Snaptu [Update status]
- Via Antena TV [Update status]
- Via Bisikan Setan [Update status]
- Via Angkot [Update status]
- Via Bantuan Dukun [Update status]
- Via TMobile Sidekick [Update status]
- Via Remote TV [Update status]
- Via Warnet [Update status]
- Via Ulekan [Update status]
- Via Toa Masjid [Update status]
- Via Telepati [Update status]
- Via Satellite [Update status]
- Via Nokia E73 [Update status]
Selamat mencoba sobat.