Kamis, 06 Januari 2011

Kegiatan SISWA MAN 1 Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG : Atase kebudayaan Amerika Serikat, Arend C. Zwartjes, bersama warga muslim Amerika, Zeenat Rahman, mengunjungi MAN 1 Bandar Lampung Kunjungan tersebut dalam rangka memperkenalkan kehidupan muslim di Amerika Serikat.

Zeenat Rahman yang merupakan warga keturunan India mengaku kehidupan muslim di Amerika selama ini cukup kondusif. Bahkan, mereka bersatu padu dengan warga Amerika lainnya dalam membangun peradaban di Negeri Paman Sam tersebut.

"Memang ada beberapa hal yang berbeda dengan kehidupan kaum muslim di Indonesia. Seperti kalau azan di Amerika, corong masjid tidak ditaruh di luar masjid, tapi ditaruh di dalam masjid sehingga yang mendengar azan adalah kita warga yang ada di dalam masjid," kata Zeenat di hadapan 200-an siswa MA dari seluruh Lampung.

Dia mengatakan di Amerika siswa muslim juga diberi kebebasan untuk mengenakan hijab atau jilbab. Mereka juga bisa sekolah dan hidup bersama dengan warga nonmuslim yang ada di negeri adi kuasa tersebut.

"Kita memiliki pusat kegiatan Islam, yakni Islamic Center," kata Zeenat. Tempat tersebut merupakan tempat berkumpul muslim di Amerika, dan dijadikan tempat untuk bermusyawarah, beribadah, dan menggelar berbagai kegiatan lainnya.

Menurut Zeenat, jumlah penduduk muslim di Amerika mencapai 3,3 persen penduduk atau sekitar 5 juta penduduk. Sedang di Chicago yang merupakan tempat dia tinggal, jumlah penduduk muslimnya mencapai 500 ribu orang.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Bandar Lampung Drs. Hi.Jamsari,M.Ag mengatakan kunjungan ini diharapkan dapat membuka wawasan siswa MAN 1. Mereka juga mempraktekkan kemampuan bahasa Inggris langsung dengan penuturnya. "Mereka juga bisa menggali informasi mengenai kehidupan muslim di Amerika langsung dari sumbernya," kata dia. n UNI/S-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar