Rabu, 20 Juli 2011

MAN 1 BL Mewakili Lampung Mengikuti Lomba UKS Nasional



Drs. Hi JAMSARI, M.Ag :dengan persiapan yang cukup matang, pihaknya optimis dapat bersaing dengan sekolah lain di tingkat Nasional”

BANDARLAMPUNG (RRI) Madrasah Aliyah Negeri/MAN 1 Bandar Lampung akan mewakili Provinsi Lampung dalam lomba Usaha Kesehatan Sekolah/UKS tingkat Nasional yang digelar pada 18 Juli mendatang .

Selain memperindah lokasi sekolah dengan melakukan penataan serta menjaga kebersihan lingkungan, pihak sekolah MAN 1 Bandar Lampung sejak beberapa bulan terakhir telah membentuk pokja – pokja yang melibatkan staf pengajar dan siswa, dalam rangka bertekad merebut gelar juara Nasional dalam lomba UKS tingkat Nasional ters

Kepala sekolah MAN 1 Bandar Lampung Drs. H JAMSARI Selasa (12/07) menjelaskan, dengan persiapan yang cukup matang, pihaknya optimis dapat bersaing dengan sekolah lain di tingkat Nasional .

Selain itu menurutnya MAN 1 Bandar Lampung memiliki ciri khas yang merupakan keunggulan dari sekolah tersebut yang kemungkinan tidak dimiliki sekolah Menengah Atas pada umumnya, seperti wawasan keagamaan serta penguasaan bahasa arab dan bahasa Inggris yang baik yang menjadi salah satu point penilaian pada lomba UKS tingkat Nasional .


Drs. H JAMSARI mengungkapkan Perwakilan dari Provinsi Jawa Timur dapat menjadi kompetitor terberat, mengingat perwakilan sekolah dari Provinsi Jawa Timur pernah menjadi nominasi pemenang pada lomba serupa pada tahun – tahun sebelumnya .

Sementara disinggung mengenai pesaing dalam lomba ini,

Dengan pengalaman yang ada dirinya berharap pada penilaian yang dilaksanakan 18 Juli nanti oleh Tim penilai tingkat nasional, MAN 1 Bandar Lampung dapat meraih nominasi untuk merebut gelar juara Nasional

LOMBA Sekolah Sehat (LSS) UKS yang diadakan pemerintah pusat menjadi perhatian semua sekolah. Tahun ini, hasil seleksi di masing-masing tingkatan yakni kecamatan, kabupaten/kota, dan provinsi memilih MAN 1 Model Bandarlampung sebagai perwakilan Lampung untuk mengikuti LSS UKS Nasional.

Sejak enam bulan lalu ketika MAN 1 Model Bandarlampung dinyatakan lolos seleksi tingkat provinsi untuk selanjutnya mengikuti LSS tingkat nasional, pihak sekolah ini sudah melakukan persiapan. Kemarin, tim penilai LSS-UKS dari pusat melakukan penilaian ke sekolah ini.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung Drs. Sukarma Wijaya mengatakan, saat jalannya penilaian oleh tim pusat, pihaknya mendukung MAN 1 Model Bandarlampung untuk menjadi sekolah sehat nasional. ’’Dari awal persiapan kami selalu memantau segala persiapannya, hingga hari ini pun kami tetap mendampingi hingga tim pusat selesai melakukan penilaian,’’ tegas Sukarma.

Kemarin, tim dari pusat melakukan penilaian untuk seluruh kondisi di MAN 1 Model Bandarlampung. Menurut Kepala MAN 1 Model Bandarlampung Drs. Hi. Jamsari, M.Ag., ada tiga aspek yang menjadi penilaian tim pusat. Yakni pendidikan sehat, pelayanan pendidikan, dan lingkungan pendidikan yang sehat.

’’Keseluruhan aspek dinilai, seperti program unggulan sekolah dan ekstrakurikuler terutama UKS, dan program unggulan sekolah ini adalah keagamaan,’’ tuturnya di sela-sela penilaian oleh tim pusat.

Para siswa pun termasuk objek penilaian karena akan ditanyai oleh tim penilai. Seperti tentang UKS, pengelolaan sampah, kebersihan, dan taman. ’’Jadi, di setiap ruang ada siswa yang menunggu dan akan menjelaskan program-program yang ada,’’ ujarnya.

Tim pusat yang berjumlah 10 orang tiba di MAN 1 Model Bandarlampung pukul 11.25 WIB. Kedatangan tim penilai pusat yang diketuai Mahmud Yunus, S.K., M.Kes. disambut tabuhan rebana oleh siswa-siswi MAN 1 Bandarlampung serta guru yang berbaris mengiringi kedatangan rombongan tim penilai.

’’Tim yang berjumlah 10 orang ini terdiri atas unsur Kemenag, Kemendiknas, Kemendagri, dan Kementerian Kesehatan,’’ ungkapnya seraya mengatakan pengumuman hasil seleksi pada awal Agustus 2011.

Acara penerimaan kedatangan tim penilai yang dihadiri kepala Biro Sosial Provinsi Lampung, sekretaris Kota Bandarlampung, ketua Pengadilan Agama Kota Bandarlampung, asisten Kesra Bandarlampung, kepala dinas beserta staf Disdik Bandarlampung, inspektorat kota, ketua Tim Penggerak PKK, serta seluruh kepala MA se-Lampung itu dibuka dengan tarian Lampung oleh siswa-siswi

Di tempat sama, Mahmud Yunus mengatakan, sebanyak 76 sekolah mengikuti LSS nasional yang terdiri tingkat TK, SD, SMP, dan SMA sederajat. ’’Penilaian dilakukan dari 18–21 Juli untuk Lampung, dan ada 19 provinsi yang ikut LSS. Masing-masing provinsi mempunyai utusan empat sekolah, yakni untuk TK, SD, SMP, SMA,’’ tuturnya.

Empat sekolah yang menjadi perwakilan Lampung untuk LSS nasional yakni TK Pembinaan Gedongtataan, SDN 2 Mulyasari Lampung Selatan, SMPN 2 Metro, dan MAN 1 Model Bandarlampung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar